Diberdayakan oleh Blogger.
RSS

Aplikasi Pengetahuan Genetika


Pengetahuan tentang genetika ( ilmu pengetahuan yang mempelajari tentang hereditas) sangat penting manfaatnya bagi manusia. Manfaat yang dimaksud antara lain untuk memperbaiki mutu genetik keturunan manusia sendiri maupun dari hewan ataupun dari tumbuhan.

Perbaikan mutu genetik pada manusia addalah perkawinan antar suku bangsa. Contoh perkawinan antara orang Indonesia dengan orang luar negeri ternyata menurunkan keturunan Indo yang eknyataannya lebih baik dalam hal antara lain sperti : postur, warna kulit, kecantikan.

Sedang cara yang diterpakan pada hewan dan tumbuhan dikenal dengan istilah “cara untuk mendapatkan bibit unggul”. Cara untuk mendapatkan bibit unggul pada hewan maupun tumbuhan pada prinsipnya sama dengan manusia yaitu persilangan antara dua individu yang berbeda ras/ vrietas tetapi masih dalam satu spesies. 

Contoh beberapa yang telah diterapkan pada hewan antara lain adalah:
1. Interbreeding adalah teknik untuk mendapatkan jenis homozigot resesif yang unggul dengan mengawinkan ternak jantan dengan betina yang masih ada hubungan silsilah. Misal: perkawinan antara ternak jantan dari P. (parental) dengan ternak betina dari F. (filial), baik F1/F2/F3/dsb.
Bila ternak betina itu dari F1, maka dinamakan  Closebreeding

2. Crossbreeding adalah teknik untuk mendapatkan ras baru yang unggul dengan mengawinkan ternak dari dua ras yang sama-sama galur murni. Misal: perkawinan sapi jenis ras Fries Holland yang galur murni denagn sapi ras Madura yang galur murni juga.

3. Upgreeding adalah teknik untuk memperbaiki mutu ternak lokal dengan mengawinkan ternak betina lokal dengan ternak jantan luar negeri yang telah diketahui mutu keunggulannya. Misal: perkawinan antara ayam betina kampung / Indonesia dengan ayam jantan Leghorn/ luar negeri yang memiliki sifat-sifat telurnya banyak dan besar, antara kuda betina Indonesia dengan kuda jantan Spanyol yang kekar badannya dan kencang larinya.

4. Purebreeding adalah teknik untuk mempertinggi keungulan jenis omozigot dengan mengawinkan antara ternak jantan dengan ternak betina yang sama rasnya. Misal : perkawinan antara sesama sapi unggul Madura, sesama domba unggul Mexico. Bial ras ternak itu berbeda daerah asalnya,  maka dinamakan outcrossing, misal perkawinan antara sapi unggul Madura dengan sapi unggul Jawa.

Contoh beberapa macam cara yang telah diterapkan pada tumbuhan antara lain adalah hibridisasi dan seleksi,  mutasi buatan.
1. Hibridisasi dan seleksi adalah tekni9k untuk mendapatkan jenis unggul yang homozigot/ galur murni dengan menyilangkan dua varietas yang masing-masing memiliki sifat unggul, yang selanjutnya dilakukan seleksi untuk betul-betul mendapatkan sifat unggul dari kedua induknya dan yang homozigot / galur murni. Misal penyilangan antara tanaman padi genjah (umur pendek) dengan tanaman padi Bengawan (bulir banyak dan enak rasanya).

2. Mutasi buatan  adalah teknik merubah materi genetik (gen atau kromosom) untuk dapat mengekspresikan fenotip yang unggul dan selanjutnya dilakukan seleksi untuk memastikan mendapat materi genetik yang diharapkan. Misal : biji semangka, tomat, anggur, jambu, yang direndam dalam larutan kolkosin, baru kemudian disemai, ternyata tanaman baru (mutan) ini menghasilkan buah yang besar ukurannya dan tanpa biji. Selain itu biji padi Pelita yang diradiasi dengan sinar gamma lalu disemaikan, ternyata tanaman baru (Atomita) ini memiliki sifat tahan terhadap penyakit, rasa enak, kadar amilosa 21%.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

1 komentar:

Titin Rakhma mengatakan...

thanks :)) berguna gan

Poskan Komentar